Inter Vs Bodo/Glimt: Rapor Merah Cristian Chivu
Inter Milan tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Bodo/Glimt. Hasil ini menegaskan jebloknya Inter bersama Cristian Chivu di Liga Champions musim ini.
Laga Inter vs Bodo/Glimt di leg kedua playoff fase knockout Liga Champions digelar di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. Nerazzurri kalah 1-2 dan tersingkir dengan agregat 2-5 dari wakil Norwegia itu.
Hasil ini menjadikan Chivu sebagai pelatih Inter dengan persentase kekalahan tertinggi di Liga Champions. Dilansir oleh Opta, di antara pelatih Inter yang memainkan setidaknya lima pertandingan di Liga Champions, persentase kekalahan Chivu mencapai 50%.
Bersama Chivu, Inter memainkan 10 pertandingan di Liga Champions 2025/2026. Hasilnya, Lautaro Martinez dkk. mencatat lima kemenangan dan lima kali kalah.
Catatan tersebut bertolak belakang dengan performa Inter di Serie A. Persentase kemenangan Si Ular Besar di Serie A 2025/2026 mencapai 81% (21 kemenangan dalam 26 laga).
Hasil ini juga jadi penurunan drastis mengingat Inter adalah finalis Liga Champions musim lalu. Chivu mengakui Inter tidak cukup kompetitif.
"Target kami adalah kompetitif, kami selalu bilang itu, dan kami tidak pernah berniat untuk berpikir terlalu jauh untuk hal-hal yang tidak bisa kami kendalikan," ujar Chivu seperti dilansir Football Italia.
"Sayangnya, kami tidak mampu bersaing di Liga Champions. Kami sempat memulai dengan baik dengan menang empat kali beruntun, kemudian sayangnya kami kehilangan beberapa poin meski tampil bagus."
"Levelnya di sini tinggi, kalau Anda tidak mampu memaksimalkan peluang dan mengambil pilihan yang tepat, Anda akan dihukum pada kesalahan pertama."


