'Inter Kurang Beruntung, Bolanya Tak Mau Masuk ke Gawang'
Pemain Inter Milan Yann Bisseck menilai timnya kurang hoki saat didepak Bodo/Glimt menyusul kekalahan 1-2 (agregat 2-5). Inter sudah mati-matian untuk comeback.
Memainkan playoff leg kedua Liga Champions pada Rabu (25/2) dinihari WIB, Inter start dengan buruk. Nerrazzurri kebobolan dua gol dari Jen Hauge dan Hakon Evjen sebelum Alessandro Bastoni mencetak gol tuan rumah.
Padahal Inter bermain dengan sangat agresif di sepanjang pertandingan. Tim besutan Cristian Chivu itu menciptakan 30 percobaan (7 on target) dengan dua peluang bersih yang gagal berbuah gol.
Di sisi lain, Bodo/Glimt cuma melahirkan tujuh percobaan (5 on target) tapi tiga di antaranya jadi peluang bersih. Bisseck mengucapkan selamat kepada klub Norwegia itu sekaligus menyesali peluang-peluang Inter Milan, yang gagal jadi gol tambahan.
"Kami kurang beruntung; bolanya tak mau masuk ke gawang," ujar dia kepada Inter TV. "Mereka melakukan apa yang harus mereka lakukan, dan aku hanya bisa mengucapkan selamat kepada mereka."
"Aku tidak puas, tapi aku mengucapkan selamat kepada timku. Kami sudah mengupayakan segala cara untuk membalikkan keadaan, tapi kami tidak sukses. Kami terus berusaha bertahan di dalam permainan sampai akhir."
"Memang ada kekecewaan, tapi besok adalah sebuah hari yang lain. Kami toh masih punya dua kompetisi, yang ingin kami juarai dan kami akan melakukan segalanya untuk mencapainya," lugas Bisseck usai Inter Milan tersingkir di Liga Champions.


