Tatap Kejuaraan Asia, Veddriq Enggan Pikirkan Beban Juara Olimpiade
Veddriq Leonardo enggan memikirkan beban juara Olimpiade saat tampil di Kejuaraan Asia di Meishan, 8-12 April ini. Veddriq fokus penuh!
Veddriq merupakan satu dari 16 atlet yang dipersiapkan FPTI untuk tampil di kejuaraan bertajuk World Climbing Asia Championship Meishan 2026.
Dia akan berjuang bersama atlet-atlet lainnya untuk memperebutkan kuota Asian Games 2026. Saat ini, Indonesia sudah meloloskan tiga atlet dari kategori lead putra Putra Tri Rahmadani dan lead putri Sukma Lintang, serta boulder putra Ravianto.
Sementara dari nomor speed, Indonesia masih berjuang untuk mendapatkan empat tempat, baik putra maupun putri.
Nah, Veddriq menjadi salah satu yang diandalkan dari sektor putra. Itu tak lepas dari pengalaman dan prestasinya selama ini. Ia merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
"Yang pasti kami sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari dan memang persiapan sudah hampir 100 persen ya. Tinggal nanti bagaimana di sana saja, mengatasi keadaan dan cuaca di sana," kata Veddriq saat ditemui di kawasan Bekasi, Jumat (3/4).
Veddriq menyadari posisinya sebagai peraih medali Olimpiade menjadi tantangan tersendiri. Namun, ia enggan memikirkan beban tersebut, terlebih persaingan tim-tim negara nomor speed juga sudah merata.
Selama ini, Korea, China, dan Thailand menjadi pesaing berat Indonesia dari nomor speed.
"Jadi mau enggak mau kita memang harus lebih siap dan lebih matang dari sebelumnya. Karena kita enggak mungkin dengan cara yang sama untuk jadi juara, harus upgrade juga," tutur atlet berusia 29 tahun ini.
Lebih lanjut, Veddriq mengatakan, kondisi ia dan timnya sudah jauh lebih baik, meskipun sempat terjadi masalah di dalam Pelatnas, sampai ada pergantian pelatih, dari Hendra Basir ke Galar Pandu Asmoro.
"Ja


