Debut di Asian Games dan World Cup, Alma Tak Pikirkan Tekanan
Atlet panjat tebing Indonesia, Alma Ariella Tsany, memilih fokus pada performa jelang debutnya di ajang besar. Ia enggan memikirkan tekanan saat bersiap tampil di Asian Games 2026 dan seri Piala Dunia panjat tebing (IFSC World Cup) 2026.
Alma memastikan tiket nomor lead putri Asian Games usai tampil di Kejuaraan Asia Panjat Tebing di Meishan, China. Meski belum lolos ke final, aturan kuota dua atlet per negara membuatnya tetap berhak tampil.
Pada usia 17 tahun, Alma akan menjalani debut di multievent terbesar Asia. Ia mengaku antusias menyambut kesempatan tersebut.
"Senang bisa dapat tiket Asian Games, semoga di sana bisa memberikan yang terbaik," kata Alma saat ditemui di Pelatnas panjat tebing di kawasan Bekasi.
Selain Asian Games, Alma juga dijadwalkan tampil perdana di seri IFSC World Cup sebelum tampil di ajang multievent tersebut.
Alma mengakui masih banyak yang perlu dibenahi, terutama dalam membaca jalur (route reading). Hal itu menjadi evaluasi dari penampilannya di Kejuaraan Asia.
"Ada tidak puasnya (di Asian Championship kemarin) karena sedikit lagi (sebenarnya) masuk final. Kemarin itu kendalanya karena saya kurang pintar baca jalur," ujarnya.
"Karena terlalu memikirkan jalur tersebut jadi waktu memanjat agak lama, membuang waktu lah, jadi habis waktu di sana. Lalu faktor cuaca juga, di sana dingin. Waktu semifinal juga hujan jadi lebih dingin."
Meski akan tampil di ajang besar untuk pertama kali, Alma tidak ingin terbebani.
"Ya ini menjadi pelajaran ke depan karena saya belum pernah ikut world cup juga sama sekali. Jadi ingin kasih yang terbaik saja. Saya tak menyangka juga bisa main Asian Games di usia 17 tahun," tambahnya.
"Tapi ini enggak kecepatan juga, lebih ke pas. Memang tiap orang kan berbeda ya


