Neymar Dituntut Kokinya Sendiri Gara-gara Jam Kerja yang Gila
Neymar, bintang sepakbola Brasil, dituntut kokinya sendiri. Gara-garanya adalah jam kerja yang gila-gilaan.
Melansir Daily Mail, Neymar dituntut chef pribadinya, yang bekerja pada Juli 2025 hingga Februari lalu. Sang koki merasa dirugikan usai bekerja dengannya di kediamannya, Casa Hotel Portobello,
Chef yang juga perempuan itu mengaku disuruh bekerja sejak pukul 07.00 pagi hingga 17.00 sore pada hari Senin hingga kamis. Sementara untuk hari Jumat, ia bekerja sampai pukul 16.00 WIB.
Tak cuma itu, kokinya juga sering lembur hingga tengah malam. Ia juga kerap masuk di akhir pekan.
Meski tertulis, jam kerjanya nyatanya tak demikian. Sang chef mengaku kerap kerja sampai pukul 11 malam bahkan lebih. Ia juga harus memasak untuk Neymar dan 150 rekannya setiap hari.
Jam kerja yang gila itu juga ditambah dengan beban lainnya. Tak cuma memasak, sang chef juga kerap bekerja fisik dengan mengangkat daging-daging yang berat, belanjaan yang berat, hingga selalu berdiri saat bekerja untuk Neymar.
Imbasnya, sang koki mengalami masaiah pada punggungnya. Hal itu yang membuat Neymar kini digugat ke Pengadilan Tenaga Kerja Regional setempat, karena dianggap
Koki tersebut, yang dibayar 7.500 reais Brasil (Rp 24,52 juta) menuntut 262.000 reais Brasil atau sekitar Rp 846 juta sebagai ganti rugi. Uang itu dirincikan sebagai pembayaran pesangon, denda, lembur tambahan, pembayaran istirahat, ganti rugi, dan biaya medisnya.
Selain Neymar, pemberi kerja pihak ketiga yang mempekerjakannya atas nama mantan bintang Barcelona tersebut juga disebut sebagai tergugat.
Saat ini Neymar bermain di Santos. Menurut laporan, ia menerima bayaran mencapai 82,9 juta reais Brasil atau setara Rp 268 miliar.


