Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Ketika Bola Mati Jadi Senjata Makan Tuan untuk Arsenal

Arsenal jadi tim paling banyak mencetak gol dari bola mati musim ini. Tapi, bagaimana jika senjata itu malah berbalik menyerang The Gunners?

Sampai pekan ke-26, Arsenal jadi tim dengan gol bola mati terbanyak, yakni 15. Itu sama dengan 31 persen dari total 50 gol Arsenal di Premier League musim ini, cuma beda tipis dengan gol permainan terbuka sebanyak 24 gol.

Wajar jika Arsenal mendapat kritik karena dianggap cuma jago menceteak gol dari bola mati. Tapi, ada kalanya senjata andalan itu malah merugikan mereka.

Itu yang terjadi saat Arsena bertemu Brentford di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2/2025) dini hari WIB. Arsenal memang menguasai ball possesion, tapi kesulitan membongkar pertahanan rumah.

Noni Madueke membawa Arsenal memimpin 1-0 pada menit ke-61 sebelum disamakan Keane Lewis-Potter sepuluh menit berselang. Gol Lewis-Potter itu berasal dari lemparan ke dalam yang jadi andalan Brentford musim ini.

Sepp van den Berg melempar bola yang disundul Michael Kayode dan didorong ke gawang oleh kepala Lewis Potter. Ironisnya bola mati Arsenal sepanjang laga tidak berujung apa-apa.

Wajar mengingat Brentford jadi tim paling sedikit kebobolan dari bola mati musim ini, yakni empat gol.

"Mereka salah satu tim paling bagus dari bola mati sepanjang sejarah liga ini dan mereka mengembangkannya musim ini dengan lemparan ke dalam. Ini ancaman nyata dan sulit untuk diantisipasi," ujar manajer Arsenal Mikel Arteta di BBC Sport.

"Kami tidak seharusnya memberikan free kick untuk lawan seperti itu. Anda harusnya bisa lebih tenang menghadapi mereka."

"Kami ingin menang, jadi kami merasa seperti kehilangan dua poin. Mereka sangat sulit."

Read more on sport.detik.com
DMCA