Setelah 17 Gol Open Play Secara Beruntun, Arsenal Jadi Corner FC Lagi
Arsenal kembali memperlihatkan sebagai tim master dalam mengelola situasi sepak pojok saat melawan Chelsea. Hal itu dilakukan usai mengemas 17 gol dalam permainan terbuka secara beruntun.
Arsenal membungkam Chelsea 2-1 di Emirates Stadium dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Gol-gol Meriam London dicetak William Saliba dan Jurrien Timber, yang semua dari situasi corner.
Chelsea sempat menyamakan skor lewat bunuh diri Piero Hincapie. Nasib buruk yang menimpa bek Arsenal itu juga dari situasi corner.
Arsenal kini kembali dicap sebagai tim Corner FC di jagat maya. Pasukan Mikel Arteta sudah mengemas 16 di Premier League musim ini dari situasi corner atau menyamai catatan West Brom pada 2016/2017 dan Oldham di 1992/1993.
Sebelum gol-gol situasi sepak pojok di laga melawan Chelsea, Arsenal sudah mengemas 17 gol di semua ajang secara beruntun lewat permainan terbuka. Hal itu dimulai dari laga melawan Leeds United di Premier League untuk gol ketiga dan keempat Arsenal dalam kemenangan 4-0.
"Setiap tim, jujur saja, melihat posisi mereka berdasarkan jumlah gol yang dicetak. Dan mereka mungkin memiliki kualitas mencetak gol yang lebih baik daripada tim lain. Tim serta pertandingan pada akhirnya ditentukan oleh aspek ini," ujar Arteta dikutip dari situs Arsenal.
"Kami belum mencetak gol dari bola mati selama beberapa minggu terakhir, tetapi kami mencetak banyak gol dari permainan terbuka. Hari ini adalah kesempatan untuk mencetak gol dari situasi seperti itu (corner). Kami melakukannya dengan sangat baik, tetapi kami juga kebobolan karena itu," tegasnya.


