Arsenal Tak Selalu Bola Mati kok!
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menilai timnya tak sepenuhnya bergantung pada bola mati untuk bikin gol. Bola mati hanya jadi opsi untuk mencetak banyak gol.
Arsenal menang 2-1 dari Chelsea pada laga Derby London yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (1/3/2026). The Blues harus mengakhiri laga ini dengan 10 pemain usai Perdro Neto mendapatkan kartu merah.
The Gunners membuka keunggulan lewat William Saliba. Chelsea sempat menyetarakan angka lewat Piero Hincapie. Namun, gol Jurrien Timber memastikan kemenangan tuan rumah.
Kemenangan ini membawa Arsenal ke puncak klasemen Liga Inggris dengan 54 poin. Mereka unggul lima angka dari Manchester City di urutan kedua.
Tiga gol pada laga ini semuanya berawal dari sepak pojok. Dua gol Arsenal dari sepak pojok di laga ini semakin mempertegas bola mati Arsenal begitu berbahaya. Dikutip dari BBC, Arsenal sudah bikin 16 gol dari sepak pojok di Liga Inggris 2025/2026.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa bola mati jadi opsi timnya bikin gol. Meski begitu, ia menilai The Gunners tak bergantung sepenuhnya pada bola mati untuk bikin gol.
Terbukti, Arsenal di laga-laga sebelumnya mengandalkan open play untuk bola mati. Arteta masih akan memanfaatkan bola mati sebagai salah satu sumber gol Arsenal.
"Setiap tim, jujur saja, melihat posisi mereka berdasarkan jumlah gol yang mereka cetak. Dan mereka mungkin memiliki kualitas mencetak gol yang lebih baik daripada tim lain. Tim serta pertandingan pada akhirnya ditentukan oleh aspek ini," ujar Arteta dikutip dari situs Arsenal.
"Kami belum mencetak gol dari bola mati selama beberapa minggu terakhir, tetapi kami mencetak banyak gol dari permainan terbuka. Hari ini adalah kesempatan untuk mencetak gol dari situasi seperti itu. Kami


