Jelang Asian Games 2026, PB PERPANI Gelar Rakernas
Persatuan Panahan Indonesia (PB PERPANI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) jelang gelaran Asian Games 2026 di Nagoya.
Rakernas digelar di Hotel Mercure BSD City pada 8-10 Februari 2026 untuk mengevaluasi pencapaian 2025 dan merumuskan strategi akselerasi prestasi tahun 2026. Mengangkat tema "Kolaborasi Inklusif dan Penguatan Organisasi untuk Akselerasi Meraih Prestasi Dunia", menghasilkan roadmap operasional yang mengintegrasikan kompetisi internasional dan nasional dengan target utama Asian Games 2026 Nagoya.
Ketua Umum PB PERPANI, Arsjad Rasjid menekankan bahwa pencapaian 2025 adalah pijakan untuk mempercepat konsistensi prestasi, bukan sekedar mempertahankan hasil.
"Agenda 2026 difokuskan pada kesiapan kompetitif internasional dan pencapaian puncak performa di Asian Games 2026 Nagoya. Kami memperketat standar pembinaan, kompetisi, dan evaluasi kinerja di seluruh level, serta menyatukan atlet, pelatih, dan ofisial dalam satu sistem kerja yang terukur, konsisten, dan bertanggung jawab pada hasil." kata Arsjad dalam keterangan resmi PB PERPANI.
Sekretaris Jenderal PB PERPANI, Irawadi Hanafi menambahkan, bahwa strategi tahun 2026 diarahkan pada pembinaan yang menyeluruh, membangun atlet, pelatih, tim ofisial dan sistem pendukung secara simultan.
"Kesuksesan atlet adalah hasil kerja keras pelatih profesional dan dukungan tim terkoordinasi. Pada tahun 2026, fokus kami adalah peningkatan kualitas Pelatnas
dengan standar internasional, sertifikasi pelatih dan ofisial, serta kesejahteraan atlet dan dukungan infrastruktur." ujar Irawadi.
Sepanjang tahun 2025, performa panahan Indonesia menunjukkan tren yang semakin kompetitif. PB PERPANI mendapat total 13 medali internasional, yang diawali dengan pencapaian pada


