All England 2026: Ganda Putra Gelar Simulasi Game
Pelatih Kepala Ganda Putri Antonius Budi Ariantho mengatakan akan ada simulasi game selama program aklimatisasi di Milton Keynes, Inggris. Metode pelatihan itu akan difokuskan selama tiga hari.
"Undian kan sudah keluar jadi nanti sambil menjalankan program aklimatisasi, menu latihannya sudah masuk ke pra-kompetisi yang banyak game," kata Anton dalam keterangannya melalui federasi.
Berdasarkan hasil undian All England 2026, ganda putra yang terdiri dari lima wakil hampir semuanya berada di bagan atas. Itu adalah Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Sementara Rahmat Hidayat/Muhammad Rian Ardianto menjadi satu-satunya ganda putra Indonesia yang menempati pul bawah.
Dengan kondisi tersebut, ada plus minus yang didapatkan Indonesia yang menurunkan skuad banyak. Jika semuanya mulus melewati tiap babaknya, maka empat wakil di atas berpeluang saling bentrok.
Raymond/Nikolaus dengan Fajar/Fikri berpotensi jumpa di 16 besar, kemudian salah satu pemenang akan bertemu Leo/Bagas di perempatfinal, lalu bersua Sabar/Reza di semifinal.
Namun bisa juga menjadi keuntungan bagi Indonesia karena dipastikan ada wakil di tiap babaknya.
Di antara mereka ada dua unggulan dari Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae (1), dan Liang Wei Keng/Wang Chang (3) dari China yang siap mengadang.
Sementara itu kondisi bagan Rahmat/Rian juga relatif lebih berat. Mereka dikelilingi tiga unggulan yang semuanya berasal dari Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (8), Man Wei Chong/Kai Wun Tee (6), dan Aaron Chia/Soh Wooi Yik (2), serta satu wakil dari India S. Rankireddy/Chirag Shetty (4).
Walaupun begitu, ganda putra Indonesia tak akan


