Renang Mulai Pelatnas Asian Games Awal Maret
Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) merencanakan Pemusatan Latihan Nasional Asian Games dimulai awal Maret 2026. Mereka mengusulkan 18 atlet.
Wakil Ketua Umum I bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science PB AI Wisnu Wardhana mengungkapkan hal tersebut. Ia melakukannya seusai Rakernas 2026 bertajuk "Konsolidasi dan Sinergitas Menuju Asian Games 2026" di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Dalam penjelasannya, atlet-atlet yang dipilih merupakan seleksi dari tiga turnamen terakhir. Sebut saja Asian Youth Games, Islamic Solidarity Games (ISG), SEA Games, serta Indonesia Open Aquatic Championship 2025.
"Kemarin baru selesai review dengan PPON. Ada 18 atlet yang kami ajukan dan rencananya Pelatnas dimulai awal Maret ini," kata Wisnu.
Namun, jumlah itu masih bisa berpeluang berkurang sebab rencananya Rabu pekan depan, PB AI masih akan dipanggil Kemenpora untuk penetapan pengajuan jumlah atlet yang disetujui.
"Tapi secara administratif mulainya (Pelatnas Asian Games tanggal 1 Maret, latihan Senin lah di Stadion Akuatik GBK," ujarnya.
Target Medali
Sehubungan dengan Pelatnas yang dimulai lebih cepat, PB AI berharap bisa meraih mengakhiri puasa medali di multievent empat tahunan terbesar di Asia tersebut.
Indonesia mendapatkan medali terakhir kali pada Asian Games 1990 atau 36 tahun lalu. Persembahan dari Richard Sam Bera (100 meter gaya bebas), Wirmandi Sugriat (200 meter gaya dada), dan 4x100 meter freestyle relay.
"Ya. Jadi yang paling penting itu bagaimana kita bisa memecahkan paceklik di Asian Games. Ini waktunya untuk kita memecahkan telur," kata Ketua Umum PB AI Anindya Bakrie.
"Dan ini kita memang sudah kuat dari sisi SEA Games, tapi Asian Games kita juga mulai berkiprah karena ini merupakan batu loncatan


