Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Indonesia Tersingkir di Thomas Cup 2026, Prediksi 50:50 Vs Prancis Jadi Nyata

Tim putra Indonesia harus menerima kenyataan pahit di Thomas Cup 2026. Menghadapi Prancis di laga krusial Grup D, peluang yang sejak awal diprediksi seimbang 50:50 justru berujung kekalahan.

Indonesia takluk 1-4 dari Prancis dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Selasa (28/4/2026). Hasil ini membuat tim Merah Putih gagal lolos dari fase grup-catatan buruk yang jarang terjadi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia.

Sejak awal, duel ini memang diprediksi berjalan ketat. Pelatih tunggal putra pelatnas, Indra Widjaja, bahkan sudah menyebut kekuatan kedua tim seimbang.

"Sama lah (peta kekuatan) saya rasa 50-50. Taruhlah, misalnya, Jonatan-Christo (Christo Popov) juga sama, Alwi-Alex (Alex Lanier) atau yang ketiganya Popov (Toma Junior Popov) dengan Ginting atau Popov, dengan Ubed juga belum pernah ketemu. Saya rasa tinggal nanti kesiapan anak-anak," kata Indra.

Namun di lapangan, prediksi tersebut berubah jadi mimpi buruk. Tiga tunggal putra Indonesia gagal menyumbang poin setelah kalah dari wakil Prancis:

Tekanan besar di laga penentuan juga diakui para pemain. Alwi Farhan menyebut kondisi tim yang wajib menang membuatnya terbebani.

"Karena memang sekarang posisinya kami juga membutuhkan kemenangan, rasa itu cukup menghantui saya. Dan saya lebih merasakan pressure," kata Alwi.

Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting menyoroti perubahan pola permainan lawan yang menjadi kunci kekalahan.

"Kuncinya di gim kedua ketika Toma mulai mengubah pola permainan dan saya ikut masuk ke pola permainan dia. Lalu di gim ketiga bisa menemukan ritme lagi, sempat unggul di interval."

"Tapi ya menjelang akhir ada keserimpet yang membuat kakinya sedikit kram. Kendala yang dirasakan itu coba tidak dirasakan, terus coba karena saya

Read more on sport.detik.com
DMCA