Sabar/Reza Kalah dari Prancis, Ungkap Faktor Tekanan di Thomas Cup 2026
Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, mengungkap faktor kekalahan dari pasangan Prancis pada ajang Thomas Cup 2026. Hasil ini turut membuat Indonesia gagal lolos dari fase grup.
Sabar/Reza turun di partai keempat saat Indonesia menghadapi Prancis di penyisihan Grup D. Mereka bermain dalam kondisi tim sudah tertinggal 0-3 dari tim Prancis yang diperkuat Christo Popov dkk.
Dalam situasi tersebut, Sabar/Reza dituntut meraih kemenangan demi menjaga peluang Indonesia. Namun, tekanan besar justru menjadi faktor yang memengaruhi performa mereka di lapangan.
Secara statistik, Sabar/Reza sebenarnya lebih diunggulkan atas pasangan Eloi Adam/Leo Rossi. Mereka unggul dari sisi peringkat dunia (9 berbanding 52) serta rekor pertemuan (2-0).
Namun hasil di lapangan berkata lain. Sabar/Reza harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah dua gim langsung dengan skor 19-21, 19-21.
"Kami sudah mencoba untuk mengeluarkan yang terbaik di gim tadi. Tapi kami harus akui bahwa Prancis bermain sangat baik, sangat percaya diri. Kami pernah bertemu mereka dua kali dan hari ini permainannya jauh berbeda dari dua pertemuan itu," kata Sabar dalam keterangannya melalui federasi, Rabu (29/4/2026).
"Mereka mempunyai kepercayaan diri, di tiga pertandingan awal mereka sudah menang dan itu membuat asa yang tinggi. Sebaliknya kami berdua tidak bisa kontrol tekanan itu," lanjutnya.
Reza mengakui tekanan pertandingan beregu sangat terasa, terutama saat lawan mampu mengimbangi permainan mereka di momen krusial.
"Pelajaran dan pengalaman besar buat kami bagaimana untuk mengontrol tekanan di turnamen beregu seperti ini. Tidak mudah apalagi dengan kondisi tim yang sedang tertinggal," Sabar mengungkapkan.
"Ini menjadi


