Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Gregoria Pernah Selamatkan Wajah Bulutangkis Indonesia di Olimpiade

Karier Gregoria Mariska Tunjung di bulutangkis tak sepenuhnya mulus. Tapi dia pernah menyelamatkan wajah badminton Indonesia di Olimpiade.

Momen itu terjadi pada saat Olimpiade Paris 2024. PBSI meloloskan asembilan atlet ke multievent paling bergengsi sejagat raya itu.

Dari tunggal putri, Gregoria menjadi satu-satunya wakil. Sisanya, tunggal putra mengirimkan dua atlet Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Kemudian Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dari nomor ganda putri, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), dan Rinov Rivaldi/Pitha Haningtyas Mentari (ganda campuran).

Dalam perjalanan kejuaraan berlangsung, satu per satu atlet bulutangkis Indonesia berguguran.

Jonatan Christie sebagai juara All England tersingkir di fase grup, demikian juga dengan Anthony Sinisuka Ginting yang meraih perunggu di Olimpiade 2020 Tokyo. Ganda putri dan ganda campuran juga kandas di babak yang sama.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto terhenti di babak perempatfinal setelah disingkirkan wakil China. Hanya Gregoria yang melangkah hingga semifinal.

Sayangnya di babak itu, laju Gregoria langsung dihentikan An Se Young dengan skor 21-11, 13-21, dan 16-21. Atlet kelahiran Wonogiri ini pun harus berjuang untuk perebutan medali perunggu.

Di babak itu, Gregoria rupanya tidak perlu berlaga. Carolina Marin dinyatakan retired di semifinal lainnya kontra He Bing Jiao.

Gregoria mendapatkan bye dan berhak atas medali perunggu. Kepingan medali ini pun sekaligus menyelamatkan wajah bulutangkis Indonesia di multievent empat tahunan tersebut.

Itu merupakan pencapaian terbaik Gregoria selama kariernya di bulutangkis dunia.

"Jujur banget, aku bersyukur dengan medali l, tapi bukan happy ya," kata Gregoria saat itu.

Read more on sport.detik.com
DMCA