Asisten Pelatih Irak Ungkap Calon Kuat Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
Iran menyatakan tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia 2026 karena tengah perang melawan Amerika Serikat. Siapa penggantinya?
Iran, lewat Menteri Olahraganya Ahmad Donyamali, memberi pernyatan soal partisipasinya di Piala Dunia 2026. Team Melli disebut takkan bermain karena pemimpinnya, Ayatollah Ali Khamenei, dibunuh AS dan Israel, dalam perang yang berlangsung sejak akhir Februari lalu.
"Mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apapun," ujar Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali dikutip Sky Sports.
Sejauh ini memang belum ada pernyataan resmi dari federasinya terkait keputusan mundur dari Piala Dunia. Meski begitu, pengganti Mehdi Taremi dkk sudah ramai dibahas.
FIFA punya sejumlah opsi andai Iran benar-benar mundur dari Piala Dunia 2026. Mulai dari menunjuk tim dengan peringkat terbaik di Asia sebagai gantinya, atau bisa saja bermain dengan 47 negara saja alias tak mencari negara pengganti.
Pengganti Iran dari Asia yang potensial adalah Irak, yang memang masih berpeluang ke Piala Dunia 2026. Singa Mesopotamia masih berjuang lewat playoff, melawan pemenang Suriname vs Bolivia, untuk merebut tiket terakhir.
Dengan skenario itu, maka Uni Emirat Arab bisa menggantikan posisi Irak di playoff. UEA bisa mendapat kesempatan lolos ke Piala Dunia 2026 lagi, meski sempat dikalahkan Irak di babak kelima.
Asisten pelatih Irak, Rene Meulensteen, mengonfirmasi skenario itu. Meski begitu, ia juga menyebut ada rumor FIFA akan menunjuk Italia menggantikan posisi Iran di Piala Dunia karena rangkingnya di FIFA tinggi ketimbang Irak dan UEA. Italia berada di rangking 13 FIFA, di atas Irak (58) dan UEA (68).
"Melalui AFC, kami adalah tim dengan peringkat


