City dan Chelsea Ukir Sejarah Memalukan Premier League di Liga Champions
Manchester City dan Chelsea sama-sama dibantai dengan selisih 3 gol di Liga Champions tadi malam. Momen kekalahan itu jadi sejarah baru wakil Premier League.
Wakil-wakil Inggris memang kesulitan di leg pertama 16 besar Liga Champions tadi malam, Kamis (12/3) dini hari WIB. Selain Arsenal yang ditahan Bayer Leverkusen 1-1, Chelsea dan Man City malah keok.
City pulang dari kandang Real Madrid dengan kekalahan telak. The Citizens disikat 0-3 di Santiago Bernabeu.
Sementara Chelsea justru lebih parah. The Blues dipermalukan 2-5 saat bertandang ke markas Paris Saint-Germain di Parc des Princes.
Chelsea dan Manchester City yang kalah bareng itu rupanya menjadi sejarah baru. Opta mencatat, ini kali pertama dua wakil Premier League kalah dengan selisih tiga gol atau lebih secara bersamaan di Liga Champions.
2 - This is the first time that two English clubs have lost by 3+ goals on the same day in European Cup/UEFA Champions League history:
PSG 5-2 Chelsea
Real Madrid 3-0 Manchester City
Humbling. pic.twitter.com/DW4iJkw1um
Kekalahan tersebut bikin Chelsea dan City jelas berat untuk ke perempatfinal. Sebab, mereka harus mengejar defisit golnya.
Chelsea dan City harus sama-sama menang dengan selisih empat gol untuk lolos langsung pada leg kedua. Atau setidaknya, keduanya harus bisa membalas menang dengan selisih 3 gol untuk memaksakan perpanjangan waktu.
Momen comeback di fase knockout bisa saja dilakukan City dan Chelsea. Sebab, Liverpool pernah melakukannya ketika menyingirkan Barcelona di perempafinal musim 2018/2019.
Saat itu, Mohamed Salah dkk sempat kalah 0-3 dari Barcelona di Camp Nou. Liverpool kemudian comeback dan menang 4-0 di leg kedua, untuk melaju ke semifinal, sebelum akhirnya juara di akhir kompetisi.
Bisa bikin


