Skorsing Dua Laga Menanti Guardiola usai Ngomel ke Wasit
Manajer Manchester City Pep Guardiola terancam larangan mendampingi tim sebanyak dua laga usai mendapat kartu kuning saat menekuk Newcastle United 3-1 di 16 besar Piala FA. Ia berseloroh akan menggunakan waktu skorsing itu untuk liburan.
Pada laga di St James' Park, Minggu (8/3/2026) itu, Guardiola mendapat kartu kuning karena memprotes keputusan wasit Sam Barrott yang tak memberikan tendangan bebas kepada City usai terjadi perebutan bola antara Jérémy Doku dan Kieran Trippier.
Mengacu aturan baru di musim ini, manajer yang sudah mendapat tiga kartu kuning akan dihukum skorsing satu laga, sedangkan yang sudah mendapat enam kartu kuning diganjar skorsing dua laga. Kartu kuning Guardiola saat melawan Newcastle adalah yang keenam.
Sebelumnya pelatih asal Spanyol itu sudah menjalani skorsing satu laga kala City menghabisi Exeter City 10-1 di ronde tiga Piala FA pada Januari lalu. Kini ia tinggal menunggu waktu sebelum FA meresmikan sanksi untuknya.
BBC menulis larangan mendampingi tim ini berlaku di liga dan Piala FA saja, jadi Guardiola akan absen di bench City saat bertemu West Ham United di Premier League pada 15 Maret serta duel perempat final Piala FA awal April mendatang.
"Saya beri tahu kalian, kami memegang semua rekor di negara ini, semuanya, terlepas dari segala hal," ujar Guardiola usai laga.
"Kami memegang rekor manajer dengan kartu kuning terbanyak. Saya menginginkan semua rekor dan sekarang saya memilikinya, sekarang saya mendapat larangan dua pertandingan dan saya akan berlibur selama dua pertandingan berikutnya."
"Ada hal-hal yang tak bisa saya pahami setelah 10 tahun (berkarier di Inggris). Tinjau kembali aksi tersebut. Tentu saja saya akan membela Doku dan semua tim saya," jelas Guardiola.


