Sesal Apriyani Tak Mampu Melangkah Jauh di German Open 2026
Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari terhenti langkahnya di babak kedua German Open 2026. Apri menyesalkan performanya yang tak mampu bermain konsisten.
Apri/Lanny kalah dari Kaho Osawa/Mai Tanabe (Jeoang) dalam perebutan tiket ke perempatfinal, yang bergulir Jumat (26/2) di Mülheim, Jerman. Mereka kalah dua gim 13-21, 17-21.
"Pasti ada rasa penyesalan, ada rasa marah, dan tentu ada rasa kesal dengan hasil hari ini," kata Apri dalam keterangannya melalui federasi, Jumat (27/2/2026).
Apriyani Rahayu menilai seharusnya bisa bermain lebih konsisten, apalagi jika momentumnya bagus. Namun sayangnya hal itu tak termanfaatkan dengan baik dan berujung pada kekalahan.
"Tadi di gim kedua sebenarnya kami sudah unggul, tapi justru bisa dikejar hingga 15-15 dan setelah itu kembali tertinggal 15-17," ujar Apri.
"Di momen itu kami kurang konsisten satu sama lain dan kurang tenang dalam mengambil keputusan. Jadi memang masih banyak proses yang harus kami jalani bersama sebagai pasangan," kata peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu.
Apri memetik pelajaran dari kekalahannya bersama Lanny dan berharap bisa memperbaiki di turnamen berikutnya. Mereka juga merupakan pasangan baru sehingga masih membutuhkan proses dan chemistry yang lebih menyatu.
"Tapi kami harus kembali melihat ini sebagai bagian dari proses kami berdua. Saya dan Lanny memang baru menjalani beberapa pertandingan bersama, sejauh ini baru tiga turnamen. Jadi masih banyak hal yang harus kami benahi," tutur Apri.
Ke depan, ketika kami sedang berada di momentum yang baik, kami harus bisa lebih konsisten," tegasnya.
Selepas German Open, Apri akan menjadi dobel peran di turnamen Ruichang China Masters, 10-15 Maret. BWF Tour Super 100 itu, Apri akan bermain di sektor ganda putri


