Orleans Masters 2026: Raymond/Nikolaus Pede Melangkah Jauh
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ingin memanfaatkan peluang di Orleans Masters dengan tampil lebih maksimal. Menurut mereka, persaingannya tak seketat di All England.
Orleans Masters menjadi turnamen penutup dari tur Eropa yang bergulir Maret ini. Sejumlah pemain-pemain papan atas memutuskan hanya ikut di All England dan Swiss Open. Sementara sisanya, kebanyakan pemain-pemain lapis kedua.
Nah, kondisi itu sedikit banyak memberi keuntungan bagi Raymond/Nikolaus yang ingin mendapatkan hasil bagus di turnamen BWF. Tanpa meremehkan lawan-lawan lainnya, ganda putra unggulan kedua ini berharap bisa bermain optimal di tiap babaknya.
Seperti saat mengalahkan ganda Singapura Donovan Willard Wee/Jia Hao Howin Wong di babak pertama.Runner up Indonesia Masters 2026 ini menang dengan skor 21-13, 21-16.
"Kalau dilihat memang persaingan di sini tidak seketat di All England atau Swiss Open dan kami mau memanfaatkan kesempatan ini, kami mau lebih maksimal. Tapi tetap tidak boleh dijadikan beban sebagai unggulan kedua," kata Raymond melalui keterangan PBSI, dikutip Kamis (19/3).
Sementara itu, Nikolaus menilai, mereka juga perlu cepat beradaptasi dan membuat strategi yang pas saat di lapangan, mengingat kondisi shuttlecock yang kencang.
"Berbeda dengan saat main di All England atau Swiss Open kemarin (shuttlecock) cukup terasa lebih cepat. Tadi juga sebelum main sudah tanya ke mas Leo (Rolly Carnando) dan mas Bagas (Maulana) dan memang kencang. Jadi secara fokus benar-benar harus prima," tuturnya.
"Hal positif yang bisa diambil hari ini pastinya bersyukur bisa menang dan kapalan saya yang kemarin-kemarin cukup mengganggu sudah mendingan walau masih ada terasa sakit," kata Nikolaus.
Di babak kedua, Raymond/Nikolaus akan melawan Mael


