Santos Bantah Tutupi Cedera Neymar, Pede Bisa Main di Piala Dunia
Santos membantah tudingan bahwa tidak transparan terkait kondisi cedera Neymar menjelang Piala Dunia 2026. Klub asal Brasil itu menegaskan seluruh data medis sang pemain sudah diserahkan kepada federasi dan optimistis Neymar tetap bisa tampil di ajang tersebut.
Kontroversi ini mencuat setelah Neymar bergabung ke pemusatan latihan Timnas Brasil dan menjalani pemeriksaan lanjutan yang menunjukkan adanya cedera otot betis kanan tingkat dua. Temuan tersebut berbeda dengan diagnosis awal Santos yang hanya menyebut adanya pembengkakan atau edema pada betis sang pemain.
Neymar diketahui mengalami cedera saat membela Santos menghadapi Coritiba Foot Ball Club pada 17 Mei lalu. Cedera itu terjadi sehari sebelum pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, mengumumkan skuad untuk Piala Dunia 2026.
Saat itu Santos menyatakan Neymar mengalami edema pada betis dan yakin pemain berusia 34 tahun tersebut bisa segera pulih. Tapi setelah hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan adanya robekan otot tingkat dua, muncul laporan yang mempertanyakan transparansi tim medis Santos.
Menanggapi isu tersebut, Santos langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Klub menegaskan seluruh hasil pemeriksaan Neymar sudah dibagikan kepada Confederação Brasileira de Futebol (CBF) sejak 18 Mei.
Santos, dalam informasi yang dilansir ESPN, menjelaskan bahwa masa pemulihan dua pekan Neymar dihitung sejak hari cedera terjadi.
"Masa pemulihan dua pekan dimulai pada 17 Mei dan berakhir Minggu ini (31 Mei), sehingga pemain seharusnya sudah bisa kembali berlatih," tulis Santos dalam pernyataan resminya.
Klub juga menekankan bahwa proses pemulihan setiap pemain bisa berbeda-beda tergantung kondisi fisik dan kebutuhan tim.
Santos juga membantah adanya perbedaan pandangan dengan


