Real Madrid Sodorkan Bukti Vinicius Jadi Korban Rasis Prestianni ke UEFA
Real Madrid melaporkan komentar rasis pemain Benfica, Gianluca Prestianni, ke Vinicius Junior di Liga Champions. Los Blancos sudah menyerahkan buktinya ke UEFA.
Dalam pernyatannya, Madrid mengonfirmasi sudah mengirim bukti insiden itu ke UEFA. Raksasa LaLiga itu juga mengaku terus pro aktif mengusut kejadian ini.
"Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa hari ini telah menyerahkan semua bukti yang tersedia kepada UEFA terkait insiden yang terjadi pada Selasa, 17 Februari, selama pertandingan Liga Champions yang dimainkan tim kami di Lisbon melawan SL Benfica," tulis pernyataan Madrid.
"Klub kami telah aktif bekerja sama dengan penyelidikan yang dibuka oleh UEFA terkait insiden rasisme yang tidak dapat diterima yang terjadi selama pertandingan tersebut."
"Real Madrid menghargai dukungan, dukungan, dan kasih sayang yang diterima pemain kami Vinicius Jr. dari seluruh komunitas sepakbola global. Real Madrid akan terus bekerja sama dengan semua lembaga untuk memberantas rasisme, kekerasan, dan kebencian dalam olahraga dan masyarakat," tulis Real Madrid.
Pada Rabu (18/2) dini hari WIB, laga leg pertama playoff 16 besar antara Benfica vs Real Madrid di Estadio da Luz, Lizbon, diwarnai insiden. Vinicius Junior mendapat serangan rasis usai membobol gawang Benfica di menit ke-50.
Saat merayakan golnya, Vinicius dan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, sempat berdebat. Penyerang Madrid kemudian marah sebab Prestianni disebut mengatainya monyet.
Vinicius marah besar lalu menolak bertanding, yang disetujui skuad Madrid. Laga akhirnya disetop wasit sementara, saat keributan juga sempat terjadi di bench kedua tim, yang menghasilkan dua kartu merah untuk staf pelatih tuan rumah.
Usai sempat terhenti 10 menit, laga akhirnya bisa dilanjutkan


