PSG Vs Benfica: Galtier Putar Otak Tutup Absennya Messi
Paris Saint-Germain dipastikan tanpa Lionel Messi saat menghadapi Benfica. Christophe Galtier harus memutar otak menutupi absennya bintang asal Argentina tersebut.
Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Paris Saint-Germain dipastikan tanpa Lionel Messi saat menghadapi Benfica. Christophe Galtier harus memutar otak menutupi absennya bintang asal Argentina tersebut.
FIFA menyetujui permintaan UEFA agar hukuman Gianluca Prestianni juga berlaku di kompetisi dunia. Hal tersebut bikin Prestianni terancam absen di laga awal Piala Dunia 2026.
UEFA memberikan hukuman larangan bermain sebanyak enam laga kepada gelandang Benfica Gianluca Prestianni usai dinyatakan bersalah telah menghina penyerang Real Madrid Vinicius Junior dalam playoff Liga Champions pada 17 Februari lalu.
Vinicius Jr cukup banyak alami pelecehan rasis dalam lima tahun terakhir. Penyerang Real Madrid itu sudah 26 kali mengalaminya sejak 2021!
Gianluca Prestianni dituduh rasis ke Vinicius Junior di laga Benfica vs Real Madrid. Pemain Argentina itu bisa menuntut balik apabila dinyatakan tak bersalah.
Kasus dugaan pelecehan ras yang dilakukan gelandang Benfica Gianluca Prestianni terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior sedang diselidiki UEFA. Prestianni mengaku memanggil Vinicius 'homo', bukan 'monyet' seperti yang dituduhkan padanya.
Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, menjadi pusat perhatian karena dugaan aksi rasial terhadap Vinicius Junior. Pemain asal Argentina itu diminta untuk terbuka dalam menyampaikan keluhan.
Insiden dugaan rasisme yang menimpa Vinicius Junior di markas Benfica disorot eks Real Madrid Tote. Menurutnya Vini bukan korban dalam kasus ini.
Gianluca Prestianni dituding melakukan serangan rasial ke Vinicius Junior. Manajer Liverpool, Arne Slot, menyerukan tindakan lebih tegas terhadap rasisme.