Ramai-ramai Legenda Sepakbola Kecam Serangan Rasial Prestianni
Gianluca Prestianni dikecam oleh banyak legenda sepakbola. Hal itu buntut dugaan penghinaan Prestianni kepada Vinicius Junior.
Real Madrid bertandang ke markas Benfica dalam leg pertama play-off 16 besar Liga Champions di Estadio da Luz, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Los Blancos menang 1-0 lewat gol Vinicius di menit ke-50.
Vinicius melakukan selebrasi yang memicu amarah pemain dan fans Benfica. Prestianni pun tersulut hingga dituduh menghina Vinicius dengan sebutan monyet.
"Gianluca Prestianni, katakan apa yang kau katakan. Jadilah laki-laki. Mengapa kau menutupi mulutmu dengan bajumu? Apakah karena dingin?" kata mantan pemain Arsenal, Thierry Henry di CBS Sports, yang dikutip dari AS.
Clarence Seedorf turut menanggapi kasus dugaan penghinaan yang dilakukan Prestianni. Mantan pemain AC Milan, Real Madrid, hingga Inter Milan itu menekankan tidak ada alasan yang dibenarkan untuk rasialisme.
"Aku pikir fakta bahwa Vini telah mengalami masa sulit di Spanyol selama bertahun-tahun tidak dapat diabaikan... Kita harus memperjelas bahwa tidak ada pembenaran untuk pelecehan rasis : tidak ada tempat untuk itu," kata Seedorf di Prime Video Sport UK.
Wesley Sneijder senada dengan Henry. Pria asal Belanda itu menganggap Prestianni, yang bermain untuk Benfica, seorang pecundang.
"Prestianni seharusnya bersikap jantan dan tidak menutup mulutnya saat mengatakan itu kepada Vinicius. Jika Anda akan mengatakannya, setidaknya katakanlah tanpa menutup mulut... Sungguh keterlaluan masih ada yang menyebut orang kulit hitam sebagai monyet," kata Sneijder di Ziggo Sport
"Oh, dan satu hal lagi... Prestianni memiliki rekan satu tim yang berkulit hitam! Apa yang mereka pikirkan?" mantan pemain Inter Milan, Ajax Amsterdam, dan Real Madrid itu


