Presiden Inter Milan: Timnas Italia Krisis Talenta Muda
Timnas Italia tiga edisi beruntun absen di Piala Dunia. Kata Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, Gli Azzurri krisis talenta muda!
12 Tahun Piala Dunia digelar, Timnas Italia gagal lolos. Italia selalu mentok di babak playoff, terbaru disingkirkan Bosnia lewat adu penalti.
Banyak pihak menilai, sepakbola Italia memang terus tidak baik-baik saja. Unek-unek disampaikan oleh Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta yang menitikberatkan soal talenta muda!
"Kita bisa membicarakan ini lama sekali, karena semua orang membahasnya dan seringkali mengklaim sebagai ahlinya," bukanya dilansir dari Tribuna.
"Krisis ini harus dilihat dalam konteks yang lebih luas. Italia belum kompetitif sejak 2006, meskipun menang di Euro (pada 2021). Ada banyak alasan, tetapi saya percaya bahwa, di atas segalanya, ada kekurangan talenta saat ini," tegasnya.
"Kami harus mengakui, kalau Italia memang kekurangan pemain muda. Setiap pihak harusnya bergerak di jalan yang sama," cetusnya.
Diketahui, para pemain muda Italia kesulitan tembus di skuad utama di setiap tim. Italia masih berpegang pada prinsip tradisional, usia muda itu adalah di bawah dekat-dekat angka 23 tahun.
Sementara itu, tim-tim dari negara-negara Eropa lainnya sudah memberikan debut kepada pemain sejak usia 16-17 tahun. Contohnya seperti Spanyol yang percaya pada Lamine Yamal sejak usianya 16 tahun!
Kamu sebagai fans Italia, setuju sama perkataan Presiden Inter itu?


