Perang AS-Iran Bikin MotoGP Qatar Diundur ke November
MotoGP Qatar resmi diundur ke bulan November mendatang. Perang Amerika Serikat dengan Iran menjadi penyebabnya.
Keputusan ini diumumkan CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta. Ia mengaku keputusan diambil demi keselamatan semua pihak.
MotoGP Qatar awalnya bakal digelar pada 12 April mendatang. Usai diundur, balapan perdana di Timur Tengah itu akan dilangsungkan pada 8 November mendatang.
"Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati dan melalui koordinasi penuh dengan para mitra kami di Qatar serta seluruh pihak di paddock. Prioritas kami selalu adalah keselamatan dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat dalam MotoGP, serta memastikan bahwa setiap balapan grand prix diselenggarakan dengan standar tertinggi," katanya, mengutip Crash.
"Kami juga menyadari pentingnya memberikan kejelasan kepada para penggemar sesegera mungkin, dan pemegang tiket akan diberi kesempatan untuk mengalihkan tiket mereka ke acara berikutnya. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada mitra kami di Portimao dan Valencia atas kerja sama dan fleksibilitas mereka dalam membantu kami mewujudkan transisi yang lancar ke kalender yang telah direvisi."
"Kami yakin bahwa jadwal yang telah diperbarui ini akan memungkinkan kami untuk menjaga kualitas kejuaraan sekaligus menawarkan musim balapan yang luar biasa kepada para penggemar," katanya.
Perang AS dengan Iran yang berlangsung sejak akhir Februari membuat Timur Tengah memanas. Beberapa negara kena imbas, termasuk Qatar, yang sempat dibombardir rudal Iran karena menjadi lokasi aset militer AS.
Sejak perang berlangsung, perhelatan MotoGP Qatar memang langsung jadi sorotan. Sampai akhirnya, balapan motor tersebut harus ditunda.
Bergesernya balapan Qatar ke 8 November membuat beberapa seri lainnya terdampak.


