Kisah Striker Belanda Akhiri Puasa Gol saat Berpuasa
Striker Deportivo La Coruna Zakaria Eddahchouri sempat kesulitan mencetak gol selama hampir tiga bulan. Ia akhirnya mampu mengakhiri paceklik gol tepat di bulan Ramadan.
Eddahchouri merupakan pemain Muslim asal Belanda yang memiliki darah Maroko. Ia bergabung dengan Deportivo Sejak musim panas lalu dan sejauh ini telah mengemas 10 gol dan lima assist dari 28 laga.
Namun ia sempat melalui 13 laga tanpa mencetak gol usai mengumpulkan sembilan gol dan lima assist di 16 laga awal. Ia baru 'buka puasa' saat Deportivo mengalahkan Eibar 1-0 di divisi dua Liga Spanyol pada 21 Februari lalu.
Uniknya, ia sedang berpuasa dalam arti sesungguhnya saat mencetak gol tersebut. Eddahchouri menyebut kondisi fisiknya tak terganggu meski harus bermain dalam keadaan tak makan dan minum selama berjam-jam.
"Saya sudah melakukannya (berpuasa) selama 14 tahun. Mudah bagi saya untuk beradaptasi dan mempersiapkan fisik. Saya harus makan dengan baik saat sahur dan mengumpulkan energi di siang hari. Saya juga harus menyiapkan mental, tapi saya senang melakukannya," ujar Eddahchouri, dikutip Marca.
"Dokter tim membantu saya. Saya sudah berpengalaman, sudah 12 tahun saya begini, jadi mudah. Kuncinya adalah diet yang bagus."
Eddahchouri berharap bisa kembali mencetak gol saat Deportivo menghadapi Real Sociedad B akhir pekan ini. Namun ia menegaskan tetap mengutamakan kepentingan tim.
"Saya seorang pemain pro dan saya berlatih setiap hari untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin jelang laga. Lalu terserah pelatih untuk menentukan siapa yang main, dan semoga saya bisa terus membantu tim."
"Saat saya mencetak gol, itu luar biasa, namun bagi saya, kepentingan tim yang utama, yang paling penting adalah rencana permainan," jelasnya.


