Kesalahan-kesalahan Menghukum Arsenal
Arsenal diusir dari Piala FA oleh Southampton. Kesalahan-kesalahan sendiri menjadi pemicu kekalahan dari tim Championship tersebut.
Arsenal kalah 1-2 saat berkunjung St Mary's Stadium, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB, pada perempatfinal Piala FA. Tuan rumah unggul lebih dulu berkat Ross Stewart, yang sempat disamakan Viktor Gyokeres.
Tapi gol Shea Charles lima menit jelang waktu normal habis mengunci nasib Arsenal. Soton melanjutkan perjalanan sementara Meriam London terhenti.
Arsenal boleh saja menguasai bola lebih banyak. Namun mereka tak berhasil menahan Soton dari menciptakan ancaman-ancaman.
Petaka kemudian tiba saat Ben White keliru membaca arah umpan silang lawan, hingga gagal menyapunya. Bola jatuh ke Stewart dan diselesaikan dengan tenang ke gawang.
Sementara gol kedua tercipta karena koordinasi buruk saat bertahan. Soton bisa lolos melewati kerumunan pemain mereka, hingga Tom Fellows merangsek dari kanan dan menyodorkan umpan ke Charles.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, Arsenal bahkan sudah nyaris kebobolan di awal-awal babak kedua. Salah oper dari Cristhian Mosquera jadi kesempatan untuk Fellows, yang masih melambung.
Lalu serangan lain oleh Leo Scienza, yang leluasa menyerang area kanan pertahanan Arsenal, masih menerpa mistar gawang. Manajer Arsenal Mikel Arteta menyebut sejumlah hal yang berjalan salah dari timnya, termasuk aspek penyelesaian akhir yang tak efektif.
"Hasil dan khususnya cara kami kebobolan dua gol itu (yang salah). Kami begitu mendominasi di dalam dan sekitar kotak penalti," ujar Arteta dikutip BBC.
"Kami kebobolan gol pertama dengan cara yang sangat tidak biasa buat kami, gol kedua juga berasal dari permainan direct. Kami punya dua peluang masif dan seharusnya memaksimalkan itu."
"


