Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Jakarta Gelar Kejuaraan Taekwondo Asia: Tidak Cuma Prestasi, tapi Ekonomi

Indonesia lagi jadi tuan rumah Asian Taekwondo Indonesia Open Championships. Ini bukan sekadar ajang memburu prestasi, tapi diharapkan juga mendatangkan cuan.

Asian Taekwondo Indonesia Open Championships akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, 1-5 Agustus. Ajang bergengsi ini masuk dalam turnamen level G2 World Taekwondo (WT) sekaligus jadi salah satu ajang perburuan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dan Kejuaraan Dunia.

Ada kategori dipertandingkan, yakni poomsae (seni) dan kyorugi (tarung). Untuk kategori poomsae recognized dan freestyle dijadwalkan berlangsung 1-2 Agustus. Sedangkan Kyorugi Senior Putra dan Putri digelar pada 3-5 Agustus.

Sebanyak 478 taekwondoin dari 36 negara tercatat akan berpartisipasi. Indonesia sebagai tuan rumah menurunkan 233 taekwondoin, 31 di antaranya merupakan atlet yang telah dipersiapkan PBTI berdasarkan hasil dari rangkaian Kejuaraan Ksatria Nusantara Series di Lampung, Surabaya, Bandung, Bali, dan Kediri.

Tiga dari 31 taekwondoin tersebut yang disiapkan PBTI juga merupakan atlet yang akan mewakili Merah Putih di Asian Games Aichi Nagoya 2026, yakni Muhammad Bassam Raihan (U68kg), Arya Danu (U80kg), serta Andi Sultan yang turun di poomsae.

Sementara itu, sebanyak 245 taekwondoin lainnya berasal dari berbagai negara di kawasan Asia, Eropa, Amerika, Afrika, dan Timur Tengah. India menjadi negara dengan jumlah peserta asing terbanyak, yakni 61 atlet, disusul Hong Kong dengan 34 atlet dan Filipina dengan 33 atlet.

Sekretaris Jenderal PBTI, Rafael Hotasi Siagian, mengatakan tingginya antusiasme membuat panitia harus membatasi peserta jumlah peserta. Hal ini untuk menjaga durasi waktu pertandingan.

"478 atlet dari 36 negara merupakan angka final. Kami harus membatasi karena ada

Read more on sport.detik.com
DMCA