Italia Hadapi Perjalanan Panjang, Butuh Orang-orang yang Tepat
Italia menatap perjalanan panjang untuk pulih dari kegagalan lolos ke Piala Dunia tiga kali beruntun. Mereka butuh orang-orang yang tepat untuk perjalanan itu.
Italia dipastikan absen dari Piala Dunia untuk kali ketiga beruntun. Kekalahan dari Bosnia & Herzegovina pada final play-off mengantarkan Gli Azzurri ke titik terendah barunya.
Juara dunia empat kali itu gagal lolos ke tiga edisi terakhir Piala Dunia. Mereka mengalami tren menurun sejak juara pada 2006, dengan mentok di fase grup pada 2010 dan 2014.
"Saya merasakan hal yang sama dengan orang-orang Italia lainnya. Kami semua ingin berada di Piala Dunia, yang sudah terlewatkan sekian lama. Sayangnya kami gagal," ungkap mantan bek timnas Italia Fabio Grosso.
Grosso, yang merupakan anggota Italia saat juara Piala Dunia 2006, menilai timnasnya butuh reset. Semua orang membantu dalam perannya masing-masing, tapi yang terpenting Italia punya 'nakhoda' yang tepat untuk memimpin di perjalanan ke depan.
"Tentunya, saya punya peran berbeda dan saya sangat fokus ke pekerjaan saya. Tapi kami harus bisa menganalisis apa yang terjadi lebih dari insiden-insidennya, karena nanti bakal bahas soal siapa yang salah terus-menerus," sambungnya.
"Di sisi lain, kami semua harus berkontribusi terhadap gerakan yang harus coba kami hidupkan lagi. Kami butuh orang-orang yang tepat dengan ide-ide jelas. Perjalanan ini panjang, tapi mereka harus tahu jalan mana yang akan ditempuh untuk restart," imbuh pelatih Sassuolo tersebut.


