Imam Tohari Berharap Pelapis Putri KW Segera Menetas
Tunggal putri Putri KW tak bisa selalu jadi andalan. Pelatih Kepala Tunggal Putri Imam Tohari, berharap pemain-pemain muda segera menetas!
Pelatih Kepala Tunggal Putri Imam Tohari berharap Mutiara Ayu Puspitasari, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Ni Kadek Dhinda Amartya segera mengejar Putri Kusuma Wardani.
Hal ini penting agar tidak hanya mengandalkan Putri, terutama di turnamen level 500 ke atas. Putri sudah cukup lama menjadi andalan di sektornya. Apalagi setelah ditinggal Gregoria Mariska Tunjung, seniornya. Sementara, para pelapisnya belum bisa menyodok dan lebih banyak main di Super 300 ke bawah.
Kondisi ini pula yang membuat performa Putri tidak selalu konsisten. Ia kesulitan untuk menghadapi tekanan sebagai satu-satunya tunggal putri yang diandalkan.
"Memang kalau sendirian begini enggak ada teman untuk bersaing seperti Putri, ya ada baiknya, ada enggak baiknya juga," kata Imam saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
"Nah, untuk mereka bertiga (Mutiara, Thalita, Dhinda) kan kebetulan dari ranking, semuanya, mendekati, ya. Kejuaraannya juga sama semua. Jadi saya harap persaingannya l sebagus mungkin agar cepat menetas lah," ujarnya.
"Nanti kan dari situ muncul siapa. Ya, kita kasih kesempatan dengan yang sama. Dan enggak menutup kemungkinan untuk yang pratama, junior, juga ada yang bisa menyodok, itu lebih bagus lagi," lanjutnya.
Imam memang tak bisa berspekulasi soal waktu. Namun, ia ingin para pelapis Putri bisa secepat mungkin menemani Putri KW di level elite.
"Ya kalau saya sih berharapnya secepat mungkin. Ya, minimal dari pertengahan tahun. Ini kan ya kita berusaha lah," tuturnya.
"Namun, ya saya rasa kembali ke anaknya masing-masing ya. Tinggal tujuan, mimpi dia (pemainnya) bagaimana. Kami juga


