Hendra Basir Minta Penundaan, Tim Pencari Fakta FPTI Bakal Panggil Ulang
Terduga pelaku pelecehan seksual Hendra Basir batal memenuhi panggilan Tim Pencari Fakta (TPF) FPTI pada Kamis (12/3/2026). Anggota TPF Robertus Robet mengatakan, Hendra meminta penundaan.
"Betul pada hari ini kita menjadwalkan terduga pelaku untuk diinterview oleh TPF (Tim Pencari Fakta). Namun yang bersangkutan meminta penundaan," kata Robertus kepada detikSport.
Robertus mengatakan, Hendra tak menjelaskan alasan dirinya tidak bisa hadir. Dia juga tak menyebut sampai kapan penundaannya.
"Artinya nanti kami akan mengundang ulang yang bersangkutan," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, TPF (Tim Pencari Fakta) telah melayangkan surat panggilan terhadap terduga pelaku Hendra Basir untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Ini adalah pemanggilan pertama TPF kepada eks pelatih kepala panjat tebing Hendra Basir, sejak muncul kabar adanya pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dialami atlet-atlet Pelatnas panjat tebing ke publik.
Hendra dilaporkan oleh delapan orang korban kepada Ketua Umum FPTI Yenny Wahid pada 28 Januari 2026, kemudian melanjutkan laporan ke Mabes Polri pada 4 Maret 2026.
Laporan masuk ke unit Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO).
"Untuk laporan kepolisian, penyelidikan sedang terus berjalan. Sementara untuk TPF, kami akan rapatkan sejauh mana keperluan untuk memanggil ulang yang bersangkutan," kata Robertus.


