Guardiola Nikmati Gaya Main Arsenal
Arsenal banyak dikritik belakangan ini karena gaya mainnya. The Gunners dinilai terlalu pragmatis dan terlalu mengandalkan bola-bola mati.
Arsenal disebut kerap menang dengan cara jelek, seiring mendekatnya akhir musim. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan bola mati khususnya korner untuk mencetak gol.
Cara itu sempat amat efektif, tapi juga amat rentan. Nyatanya baru-baru ini mereka kesulitan dan cuma meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan (skor 1-0).
Kritik lainnya adalah soal pendekatan yang lebih defensif dan hati-hati, beralih dari gaya semula yang cair dan ofensif. Ini ditengarai untuk mengurangi risiko mengingat misi utamanya adalah memenangi titel Premier League buat kali pertama sejak 2003/2004 silam.
Manajer Manchester City Pep Guardiola tak peduli soal kritik-kritik tersebut. Ia menyebut Arsenal tim yang menarik untuk dipelajari di berbagai aspek.
"Ya (saya menikmatinya). Orang-orang itu penuntut banget. Mulai dari media, para suporter, semua orang," ungkap mentor Mikel Arteta, manajer Arsenal, tersebut.
"Saya menikmati menonton mereka. Saya sangat belajar di banyak hal," imbuh Guardiola.
Manchester City dan Arsenal akan saling berhadapan di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026) malam WIB.


