Gatti Minta Italia Abaikan Suara Miring Jelang Hadapi Bosnia
Bek Timnas Italia Federico Gatti meminta rekan setimnya untuk mengabaikan suara-suara eksternal jelang final playoff Piala Dunia 2026 melawan Bosnia-Herzegovina. Biarkan hasil di lapangan yang bicara.
Italia akan bertandang ke Zenica untuk menjalani duel hidup mati pada Rabu (1/4) pukul 01.45 WIB. Gli Azzurri sedang berupaya lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama dalam 12 tahun.
Mereka sudah melalui ujian pertama dengan menekuk Irlandia Utara 2-0 di Bergamo pada pekan lalu. Namun mengalahkan Bosnia diyakini akan lebih sulit.
Selain harus bermain di kandang lawan, Italia juga terbebani sejarah kelam. Belum lagi kisah-kisah miring di luar lapangan yang terjadi sebelum laga ini turut memberi tekanan tambahan.
Contohnya saat Federico Dimarco dianggap arogan saat terekam merayakan kemenangan Bosnia atas Wales lewat adu penalti. Bek Inter Milan itu dituding senang Bosnia bisa menyingkirkan Wales yang dianggap lebih kuat dari negara Balkan tersebut.
Namun Gatti merasa timnya perlu mengabaikan semua energi negatif dan mengalihkan fokus ke lapangan. Ada misi lolos ke Piala Dunia yang harus diselesaikan.
"Segalanya akan berbicara sendiri di lapangan, ini akan menjadi laga yang sangat sulit. Saya belum pernah bermain di Bosnia, tetapi saya diberi tahu lapangannya kecil, para fan di sana sangat antusias, ini akan menjadi tantangan yang sesungguhnya," ujar Gatti kepada Rai Sport, dikutip Football Italia.
"Saya tak suka berbicara sebelum laga, saat ini semua orang bisa menilai. Ini adalah laga yang dapat mengubah masa depan kami. Kami harus melihatnya dari perspektif itu dan hanya itu saja. Biarkan saja orang lain berbicara," jelas bek Juventus itu.
Italia terakhir kali tampil di pentas sepak bola dunia itu pada edisi 2014 di Brasil.


