Gagal Emas, Seraf Naro Ungkap Kendala Cedera di Balik 5 Perunggu
Atlet wushu Seraf Naro Siregar bangga pulang membawa medali bagi Indonesia di Asian Games 2026. Meski hanya medali perunggu, tapi baginya itu tak mudah didapatkan.
Seraf menjadi atlet pertama Indonesia yang menyumbang medali bagi kontingen Indonesia sehari setelah pesta olahraga terbesar di Asia itu resmi dibuka pada 19 September 2026.
Tampil di nomor Changquan, Seraf berhasil menunjukkan mental dan kepercayaan diri meski sempat terkendala cedera. Dia pun menuntaskannya dengan berada di peringkat ketiga dengan total nilai 9,720 dan berhak atas medali perunggu.
Setibanya di Tanah Air, Seraf memberikan kesan-kesannya setelah berhasil bawa pulang medali.
"Perasaannya sangat bangga karena dapat peroleh medali. Kami tahu tak gampang mendapat medali di Asian Games," kata Seraf di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
"Semua teman-teman sudah berjuang keras, mati-matian, walaupun ada juga teman yang tidak dapat, tapi mereka sama-sama berjuang. Kita cuma punya keberuntungan kali ini, dapat lima perunggu," tambahnya.
Wushu memang sejak awal ditargetkan meraih medali emas. Target itu dicanangkan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) guna menjaga tradisi emas pada Asian Games edisi sebelumnya.
Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Tim wushu Indonesia pulang dengan membawa lima medali perunggu.
Seraf mengaku sejatinya tidak ada masalah yang menghambat saat melakoni pertandingan di Aichi-Nagoya.
"Di pertandingan aman-aman saja tak ada masalah menghambat. Mungkin di latihan kali ya, saya dan teman-teman mengalami cedera dan sakit karena latihan cukup keras," ungkapnya.
"Itu memang kendala yang dialami semua atlet tapi tak bikin kami mundur. Walaupun susah kami tetap berusaha maju. Walau targetnya emas tapi cuma dapat perunggu, ya saya rasa kita


