Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Enrique Salut Sama Keberanian Bayern Munich

Paris Saint-Germain dalam satu titik sempat unggul 5-2 atas Bayern Munich. Alih-alih kena mental, Bayern malah tetap ngegas.

Duel leg pertama semifinal Liga Champions antara PSG vs Bayern di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, berlangsung sengit. Tim tamu unggul duluan lewat penalti Harry Kane.

Namun PSG lantas berbalik memimpin 5-2 lewat dua gol Khvicha Khvaratskhelia dan Ousmane Dembele plus satu gol Joao Neves. Bayern sempat menambah gol melalui Michael Olise, yang mengubah kedudukan jadi 2-2.

Bayern, dalam posisi tertinggal 2-5, enggan meringkuk dan membiarkan tuan rumah unggul telak. Tim besutan Vincent Kompany itu terus menekan, hingga mendapatkan dua gol tambahan dari Dayot Upamecano dan Luis Diaz, yang menipiskan selisih jadi 4-5.

Selisih tipis itu menjadikan leg kedua relatif masih amat terbuka. Sementara sembilan gol yang tercipta menjadi rekor di partai semifinal Liga Champions.

Pelatih PSG Luis Enrique angkat topi untuk mentalitas Bayern, yang tak goyah meski ketinggalan tiga gol.

"Saya belum pernah melihat pertandingan dengan ritme seperti itu sebelumnya. Kami harus menyelamati lawan, para pemainnya," ujarnya kepada Canal+.

"Ketika kami memegang keunggulan 5-2 seperti itu, lawan mengambil risiko begitu besar, mereka tim yang top. Pertandingannya sulit dan lag kedua akan begitu juga."

"Nikmati saja, dan Anda mesti menyadari bahwa ini baru kekalahan ketiga yang mereka telan sepanjang musim. Kami sangat senang, dan saya rasa berhak menang, tapi juga pantas kok untuk imbang, dan bahkan bisa saja pantas kalah, karena pertandingannya memang se-luar biasa itu."

Read more on sport.detik.com
DMCA