Eks Striker Inggris: Ini Piala Dunia yang Kacau
Wasit Somalia Omar Abdulkadir Artan semestinya jadi salah satu wasit yang bertugas di Piala Dunia 2026. Namun wasit terbaik Afrika 2025 itu ditolak masuk oleh imigrasi AS.
Padahal Omar sudah memegang visa dan paspor diplomatik untuk berangkat. Setibanya di bandara Miami, Omar diinterogasi selama 11 jam lalu ditahan beberapa jam sebelum diterbangkan ke Istanbul, Turki.
Mengingat seluruh 52 wasit dan 88 asisten bermarkas di Miami, maka Omar harus mengubur mimpi untuk terlibat di Piala Dunia kali ini. Ia tak bisa tinggal di Kanada atau Meksiko dan bertugas di dua negara tersebut saja.
Tak ada penjelasan resmi dari imigrasi AS atas pemulangan Omar Artan. Namun Somalia masuk dalam daftar larangan perjalanan dari pemerintahan Donald Trump.
Mantan penyerang Inggris dan Arsenal Ian Wright menilai kabar ini sebagai hal konyol. Baginya, ini memperpanjang daftar kritik untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
"Saya baru saja membaca bahwa wasit Somalia ditolak masuk. Setiap beberapa jamnya ada cerita lain, cerita lain soal fans ditolak-lah, pemain ditolak, ofisial ditolak, para jurnalis ditolak, sekarang wasit," ungkapnya dalam video di tiktok.
"Anda lihat saya ketawa, tapi ini tidak lucu, sejujurnya ini tidak lucu, dan sesuatu harus diungkapkan. Tiket-tiket yang mahal, tiket termahal yang pernah ada, akomodasi yang mahal, biaya transportasi selangit. Itu harus dibahas."
"Apakah tuan rumah sungguh bersikap begini untuk permainan terbesar, turnamen terbesar di dunia, beginikah tuan rumah bersikap? Apa kita tak akan mendengar lebih banyak?"
"Apakah kita melihat bagaimana Qatar terseret, apa kita tidak dengar hal-hal lebih banyak? Inikah semangat sepakbola, sungguh?"
"Anda tahu kepada siapa saya bersimpati? Saya bersimpati untuk para


