Di Canio: Milan Nggak Punya Kepribadian
Eks pesepakbola Italia Paolo Di Canio mengkritik AC Milan usai kekalahan dari Lazio. Menurutnya, hanya ada satu pemain yang tidak pantas dikritik.
Milan gagal memanfaatkan terpelesetnya Inter Milan yang imbang melawan Atalanta di pekan ke-29 Serie A. Alih-alih memangkas jarak, Rossoneri justru ikut tergelincir.
Milan tumbang dalam lawatannya ke markas Lazio. Bertanding di Stadion Olimpico, Roma, Senin (16/3/2026) dini hari WIB, pasukan Massimiliano Allegri itu kalah 0-1.
Padahal Milan digadang-gadang bakal mampu mengejar Inter usai kemenangan di derby. Namun Milan kini justru tertinggal delapan poin dari Inter di klasemen Liga Italia dengan sembilan pertandingan tersisa.
Di Canio menilai Milan sebagai tim yang tidak punya kepribadian. Mantan pemain Juventus itu juga mengkritik Rafael Leao.
"Milan selalu kesulitan melawan tim yang bahkan kurang berbakat ketimbang Lazio, khususnya ketika mereka harus melawan diri sendiri," ujar Di Canio seperti dilansir Football Italia.
"Leao cuma berjalan-jalan dan hanya memberi solusi dalam serangan balik. Anda tidak bisa punya pemain yang berjalan-jalan selama 70 menit sementara yang lainnya mengorbankan diri sendiri, dan kemudian marah karena mereka tidak dapat kesempatan main. Allegri harus menyelesaikan masalah itu."
"Milan adalah tim tanpa kepribadian. Jangan masukkan Modric, yang bikin saya bersemangat. De Winger, Leao, Pulisic, yang main di lini depan dan tidak memberinya bola, yang seperti itu. Ini adalah tim tanpa kepribadian yang umum," katanya.


