Milan Tumbang, Allegri Lupakan Scudetto
Kekalahan dari Lazio di pekan ke-29 Liga Italia musim ini membuat AC Milan gagal merapatkan jarak dengan Inter Milan. Pelatih Rossoneri Massimiliano Allegri pun mulai realistis membicarakan kans juara.
Milan takluk 0-1 lewat gol tunggal Gustav Isaksen di babak pertama dalam laga di Stadion Olimpico, Senin (16/3/2026) dini hari WIB. Meski unggul 60 persen penguasaan bola dan melepaskan 11 tembakan, mereka tetap tak mampu membobol gawang Edoardo Motta.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Milan karena mereka gagal memanfaatkan hasil imbang yang diraih Inter saat menghadapi Atalanta. Jika menang, Mike Maignan dkk bisa memangkas jarak dengan sang rival yang saat ini menjadi capolista.
Namun kini Inter malah sedikit menjauh. Dengan 68 poin, Nerazzurri unggul delapan angka dari Milan yang berada di urutan dua. Meski masih tersisa sembilan pertandingan, namun Allegri memilih fokus lolos ke Liga Champions ketimbang mengejar Inter.
"Kami menyadari sulitnya laga ini, karena para fan kembali ke stadion dan ini sangat penting bagi Lazio," ujar Allegri kepada DAZN Italia. Tifosi Lazio sempat memboikot datang ke stadion karena memprotes kebijakan Presiden Claudio Lotito dan mendesaknya menjual klub.
"Mereka sangat kuat di babak pertama, harusnya kami lebih terorganisir dan mengurangi kesalahan. Mereka bermain agresif kemudian melemah usai jeda, kami tampil dengan intensitas lebih tinggi dan menyerang, namun tak mampu mencetak gol. Inilah sepak bola."
"Sekarang kami harus adalah memulai kembali dari awal. Orang-orang membicarakan scudetto setelah kemenangan atas Inter (sepekan lalu), tetapi kami harus realistis."
"Kami perlu ingat bahwa targetnya adalah lolos ke Liga Champions, jika tidak, kami berisiko menghancurkan semua yang


