Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Canda Gianni Infantino: Pegang Trofi Piala Dunia Jalur Jadi Presiden FIFA

Gianni Infantino jadi salah satu pembicara di ajang World Economic Forum. Gianni paparkan soal Piala Dunia, serta kenang masa mudanya yang tak mungkin jadi pemain top.

World Economic Forum digelar di Davos, Swiss pada 19-23 Januari. Ada banyak tokoh-tokoh dunia yang datang, salah satunya Presiden FIFA Gianni Infantino.

Dilansir dari Tribuna, Gianni Infantino memaparkan soal kompetisi Piala Dunia yang jadi ajang sepakbola paling prestisius di dunia. FIFA mau bawa kompetisinya terus berkembang, dari segi teknis mulai dari VAR sampai jumlah peserta yang terus bertambah.

Kenyataannya, tuan rumah Piala Dunia pun dapat keuntungan besar. Kunjungan turis meningkat tajam, serta perkembangan sepakbola bagi negaranya bakal terus melesat lebih baik.

Soal trofi Piala Dunia, Gianni Infantino lempar bercandaan. Pria asal Italia itu tahu tidak punya kans jadi pemain top untuk bisa memenangi trofi tersebut, maka caranya jadi Presiden FIFA, deh!

"Inilah trofi Piala Dunia, paling bergengsi di dunia. Tiada orang yang bisa menyentuhnya, kecuali para pemenang... atau ya jadi Presiden FIFA," ujarnya disambut dengan tawa pada audiensi, sambil memegang trofinya.

"Ketika saya muda, saya langsung tahu kalau skill sepakbola saya tidak akan membawa saya menyentuh trofi ini. Jadi saya pakai cara lain, saya jadi Presiden FIFA," sambungnya sambil tertawa.

Gianni Infantino sudah dua kali menjabat sebagai Presiden FIFA. Pria berusia 55 tahun itu sebelumnya berkarier di UEFA sejak tahun 2000 sebagai Director of Law sampai Sekretaris Jenderal.

Read more on sport.detik.com
DMCA