Bisa-bisanya Brasil Gugup di Piala Dunia
Bertanding di New York New Jersey Stadium, Minggu (14/6), Brasil selamat dari kekalahan berkat gol indah Vinicius Junior di menit ke-32 setelah Ismael Saibari membawa Maroko unggul di menit ke-21.
Brasil tak terlihat dominan di laga ini, terlebih di babak pertama. Mereka hanya melepaskan delapan tembakan selama 90 menit meski menguasai 54 persen bola, sementara Maroko sukses melepaskan 13 tembakan.
"Saya rasa itu pertandingan yang sulit, terutama di babak pertama. Mungkin tim sedikit cemas, dan ketegangan terasa di mana-mana. Babak kedua lebih baik, tetapi tetap sulit, dan saya yakin kami akan menjadi lebih baik," ujar Ancelotti, dikutip ESPN.
"Saya rasa itu sesuatu yang perlu kami teliti. Ada banyak tekanan, jadi wajar saja. Sedikit demi sedikit, kami akan membaik dalam hal itu."
Brasil harus segera bangkit di laga kedua melawan Haiti di Philadelphia pada Minggu (20/6) mendatang. Kali ini tiga poin menjadi harga mutlak yang tak bisa ditawar jika ingin menjaga kans lolos ke fase gugur.
"Saya tidak kecewa, tetapi saya juga tidak puas. Kami perlu bekerja keras, tetapi itu wajar. Maroko bermain bagus. Mereka tim yang solid, sangat terorganisir. Itu pertandingan yang sulit," Ancelotti menambahkan.
"Karena berbagai alasan, debut di Piala Dunia mungkin tidak berakhir seperti yang diharapkan. Tujuannya adalah lolos, melaju ke babak berikutnya, dan berkembang dari waktu ke waktu," tegasnya.
(adp/mrp)


