Senasib Sepenanggungan Belanda dan Jerman di Piala Dunia 2026
Piala Dunia selalu penuh kejutan. Di babak 32 besar Piala Dunia 2026, dua tim raksasa Eropa tersingkir yakni Belanda dan Jerman sama-sama kandas di babak adu penalti.
Babak 32 besar Piala Dunia 2026 sudah dimulai. Tak butuh waktu lama, kejutan terjadi.
Jerman vs Paraguay di Boston Stadium, AS pada Selasa (30/6). Di atas kertas, Jerman jadi unggulan.
Enciso justru bawa Paraguay unggul duluan di akhir babak pertama. Kai Havertz samakan kedudukan di awal babak kedua.
Ada gol Tah yang dianulir pada babak tambahan waktu. Sang bek tengah celaka betul, setelahnya eksekusi penaltinya di babak adu penalti melebar. Jerman kalah 3-4!
Kemudian lanjut Belanda vs Maroko. Maroko berikan perlawanan, lebih banyak melepas tembakan dan dominan dalam penguasaan bola.
Gakpo bawa Belanda unggul duluan di menit ke-72. Saat Oranje sudah di depan mata akan menang, sundulan Issa Diop di menit ke-90+1 buat Maroko jaga asa!
Tiada gol tambahan lagi sampai babak perpanjangan waktu. Masuk ke adu penalti, drama terjadi.
Ada dua tembakan Maroko yang kena tiang. Ada tiga tembakan belanda yang masing-masing kena tiang, melebar, dan ditepis Bounou. Belanda kalah 3-2!
Jerman sedianya adalah salah satu tim tersukses di Piala Dunia dengan empat titel juara. Belanda belum pernah menang, baru tiga kali jadi runner up.
Dua raksasa itu sempat disebut-sebut jadi penantang gelar di Piala Dunia 2026. Tapi inilah sepakbola, khususnya di ajang Piala Dunia, tempatnya kejutan demi kejutan tercipta.


