Bambang Hartono Wafat, Como 1907: Kami Bersyukur Dimiliki Beliau
Como 1907 menyampaikan pesan dukanya atas meninggalnya Michael Bambang Hartono. I Lariani bersyukur dimiliki beliau.
Lewat media sosialnya, Como mengaku bersyukur dimiliki beliau. Bambang Hartono bisa membawa klub mencatat sejarah baru.
Como 1907 is deeply saddened by the passing of Michael Bambang Hartono.
We extend our sincere condolences to the Hartono family and to all at the Djarum Group.
Under the family's leadership, the Club has entered a new chapter in its history, and we remember him with gratitude… pic.twitter.com/o9YGHm7qiu
"Como 1907 sangat berduka atas meninggalnya Michael Bambang Hartono," dalam pernyataannya di media sosial.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Grup Djarum."
"Di bawah kepemimpinan beliau, klub ini telah memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenangnya dengan rasa syukur dan penghormatan," lanjut klub Serie A itu.
Pada 2019, Djarum Group mengakusisi Como 1907 yang saat itu masih berkutat di Serie D. Di bawah kepemilikannya, Como melesat dan kini menjadi kuda hitam Serie A.
Bersama saudaranya, Robert Hartono, Bambang Hartono disebut sebagai pemilik klub terkaya di Italia. Laporan Forbes pada 2022 mencatat, keduanya bahkan bisa mendapat 4 juta Euro per jam, jauh melampaui pemilik klub lain seperti Silvio Berlusconi (Monza) hingga Dan Friedkin (AS Roma).
Como, klub Bambang Hartono, musim ini kian menggila. Bersama pelatih Cesc Fabregas, Nico Paz dkk sementara bertengger di peringkat empat klasemen Liga Italia.
Como berpeluang lolos ke Liga Champions musim ini. Andai bisa ke ajang Eropa, maka pundi-pundi bonus penampilan besar bisa didapat Como. Dan itu membuktikan bahwa Bambang Hartono memang pengusaha ulung.


