Bagnaia: Aprilia Unggul Jauh di Depan
Pebalap Ducati Francesco Bagnaia angkat suara tentang kehebatan motor Aprilia di MotoGP 2026. Menurutnya, pabrikan Noale itu unggul jauh di atas para rival.
Dari tiga seri yang sudah tuntas, Aprilia selalu menjadi pemenang lewat Marco Bezzecchi. Rekan setimnya, yakni Jorge Martin dua kali finis sebagai runner-up di Brasil dan Amerika Serikat.
Bahkan jika melihat tim satelit Aprilia, yakni Trackhouse Racing, hasilnya pun cukup bagus. Raul Fernandez sekali meraih podium ketiga di MotoGP Thailand, sedangkan Ai Ogura berhasil finis lima besar di seri Thailand dan Brasil.
"Aprilia telah berkembang pesat tahun ini; mereka telah banyak meningkatkan performa," ujar Bagnaia seperti dikutip GPOne.
"Perbedaannya (dengan pabrikan lain) adalah motor mereka tidak membuat ban cepat aus meskipun melaju dengan kecepatan tinggi. Aprilia unggul, dan cukup jauh di depan," jelas juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu.
Sementara itu, Ducati baru sekali naik podium via Fabio Di Giannantonio yang memperkuat tim satelit VR46 Racing Team. Juara bertahan Marc Marquez dan Bagnaia selaku pebalap tim pabrikan Ducati baru bisa naik podium di balapan sprint.
Terbaru, Bagnaia hanya bisa finis ke-10 di AS meski start dari grid empat. Ban motornya terkikis cepat hingga melorot lima posisi dalam tiga lap terakhir di Austin. Ia sudah merasa tak nyaman sejak lap pemanasan dan makin parah ketika balapan.
"Motornya terasa jauh lebih berat, dan sulit untuk mempertahankan kecepatan masuk tikungan yang sama seperti di sepanjang akhir pekan.
"Kemudian di balapan, begitu saya mulai, saya merasa tidak dalam kondisi yang baik. Cengkeraman ban belakang sedikit lebih rendah, mungkin karena kondisinya, dan saya mulai kesulitan," jelas Bagnaia.
Seri MotoGP berikutnya akan


