Alwi Farhan Debut di All England 2026, Pelatih Tak Pasang Target
Alwi Farhan bakal menjalani debutnya di All England 2026. Pelatih Kepala Tunggal Putra Indonesia Indra Widjaja tak memasang target khusus untuk anak didiknya itu selain menimba pengalaman.
All England 2026 menjadi edisi ke-116 sejak pertama kali digelar pada 1899. Lamanya turnamen itu berlangsung membuat All England dikenal sebagai turnamen bulutangkis tertua di dunia.
Turnamen ini juga masuk kategori Grade 2 Level 2 (Super 1000) BWF dengan total hadiah 1,45 juta dolar AS. Persaingan dipastikan ketat karena ajang ini hanya diikuti pemain-pemain elite dunia.
Indra menyadari situasi tersebut tidak akan mudah bagi Alwi yang baru kali pertama turun di All England. Namun, ia menilai momen ini penting untuk proses perkembangan sang pemain.
"Membawa Alwi pertama kali ke All England, saya berpesan bahwa ini melalui proses-proses pertandingan yang belum dan baru akan dilalui. Memang kata orang All England itu suasana dan atmosfernya angker tapi apapun juga, saya rasa ini pengalaman baik untuk dia," kata Indra dalam keterangan federasi.
Alwi sendiri tengah menapaki level atas tunggal putra Indonesia. Dalam setahun terakhir, prestasinya cukup mencuri perhatian lewat sejumlah hasil positif di turnamen BWF.
Untuk menunjang performa, PBSI menerapkan program aklimatisasi sebelum turnamen digelar pada 3-8 Maret di Birmingham. Alwi bersama atlet Pelatnas lainnya sudah lebih dulu tiba di Milton Keynes, Inggris, untuk menjalani training camp sebelum bertanding.
Terakhir kali PBSI menerapkan program serupa adalah saat persiapan menuju Olimpiade Paris 2024.
"Saya rasa ini positif terutama masalah penyesuaian waktu dan juga perjalanan panjang dari Indonesia ke Inggris, recovery-nya bisa lebih bagus," ujar Indra.
Alwi pun menyambut baik


