Hasil Lengkap Pebulutangkis RI di Australia Open 2025 Hari Ini
Empat wakil Indonesia di turnamen bulutangkis Australia Open 2025 sudah memainkan pertandingannya masing-masing pada hari Selasa (18/11/2025). Berikut hasilnya.
Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Empat wakil Indonesia di turnamen bulutangkis Australia Open 2025 sudah memainkan pertandingannya masing-masing pada hari Selasa (18/11/2025). Berikut hasilnya.
PBSI menargetkan hasil maksimal di dua turnamen Kumamoto Masters Japan dan Australia Open 2025. Terutama untuk Gregoria Mariska Tunjung dan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang diharapkan bisa kembali ke top performa.
Indonesia merebut gelar juara umum di turnamen Super 100 Indonesia Masters II 2025. Wakil Ketua Umum PP PBSI Taufik Hidayat mengatakan hasil ini bagian dari proses dan kerja keras semua pihak.
Pasangan pebulutangkis ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti memetik gelar pertama sejak dipasangkan kembali. Levelnya super 100, tapi ini menambah motivasi mereka.
Karel Mainaky, Pelatih Kepala Ganda Putri pelatnas PBSI, memastikan tidak ada perombakan lagi di sektornya dalam waktu dekat. Dia berencana mematenkan racikan barunya hingga Olimpiade.
Pelatih Kepala Ganda Putri Pelatnas PBSI Karel Mainaky menegaskan komitmennya untuk menyiapkan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menyongsong Olimpiade 2028. Untuk itu ia perlu mendongkrak ranking atletnya.
Langkah pasangan ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti terhenti di babak 16 besar Korea Open 2025. Mereka belum konsisten.
Pasangan ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tak masuk dalam daftar SEA Games 2025. Level mereka dinilai bukan lagi di Asia Tenggara.