Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • players.bio

Yamal Bisa Capai Level Messi kalau...

Austria berpotensi menghadapi Spanyol di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Saat ini tim besutan Ralf Rangnick itu berada di posisi dua Grup J, kalah selisih gol dari Argentina.

Tim-tim yang lolos langsung dari Grup J akan berhadapan dengan dua tim Grup H, yang saat ini dipimpin Spanyol dan Uruguay. Juara Grup J akan bertemu runner-up Grup H dan juga sebaliknya.

Itu berarti ada peluang besar Austria bertemu Spanyol di babak 32 besar, mengingat di atas kertas mereka diprediksi finis kedua di grup. Sementara Spanyol diperhitungkan akan lolos sebagai pemimpin klasemen.

Kemungkinan itu sudah bikin Austria kepikiran. Spanyol bagi mereka adalah salah satu unggulan juara, salah satunya karena Lamine Yamal.

Yamal sudah menjadi faktor kunci buat tim dan terbukti di Euro 2024 lalu ketika Spanyol juara. Rangnick bahkan menilai Yamal punya potensi menyamai seniornya, Lionel Messi, jika bisa menjaga diri.

"Ini juga salah satu negara yang sudah menorehkan sejarah di dunia sepakbola belakangan ini, dan juga punya Yamal, salah satu superstas sejati berikutnya," ungkapnya dikutip Mundo Deportivo.

"Saya membayangkan kalau dia menjaga diri tetap sehat dan rendah hati, dia bisa mencapai level seperti Lionel Messi."

Yamal di usia 18 tahun ini sudah mengoleksi lebih banyak cedera otot minor ketimbang Messi. Messi hingga usia jelang 39 tahun dan karier hampir 22 tahun relatif jarang mengalami cedera buruk.

Cedera terparahnya adalah patah metatarsal pada 2006, yang membuatnya absen hampir tiga bulan. Ia juga pernah dua kali alami masalah hamstring, lalu cedera adductor dan ligamen pergelangan kaki (masing-masing menepi 2 bulan).

Secara jumlah dan tingkat keparahan cedera, ini dianggap relatif kecil mengingat ia salah satu pemain paling sering

Read more on sport.detik.com
DMCA