Tuchel: Saat Pegang Bola, Inggris Adalah Ancaman untuk Diri Sendiri
Manajer timnas Inggris Thomas Tuchel menilai timnya justru membahayakan diri sendiri saat memegang bola. Itulah yang terjadi dalam kekalahan dari Spanyol.
Inggris takluk 2-3 saat menjamu Spanyol di Stadion Wembley, Minggu (27/9/2026) dini hari WIB, di laga pertama UEFA Nations League. Sempat unggul 2-1, Tiga Singa kemudian justru kalah.
Inggris kebobolan cepat oleh gol Lamine Yamal yang memanfaatkan blunder Marc Guehi. Pada gol kedua Spanyol yang dicetak Alex Baena, giliran Nico O'Reilly yang bikin kesalahan di area permainan sendiri.
Itu berarti Inggris kebobolan sembilan gol dalam tiga pertandingan internasional terakhirnya melawan Argentina, Prancis, dan Spanyol. Padahal gawang Inggris sempat tidak kebobolan sama sekali selama kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meski menunjukkan kerapuhan saat melawan tim-tim papan atas, Tuchel menilai masalah Inggris bukan di lini belakangnya secara keseluruhan. Masalah justru muncul karena kesalahan individu pemain.
"Kami jelas dirugikan kesalahan-kesalahan individu ketika kami memegang bola, khususnya saat membangun serangan dari belakang, jadi itu jelas sesuatu yang tidak boleh kami ulang. Tidak di level ini," ujar Tuchel seperti dilansir Sky Sports.
"Cukup aneh, ketika kami memegang bola, kami adalah ancaman terbesar untuk diri kami sendiri di sekitar kotak penalti karena kami terlalu banyak kesalahan individu."
"Khusus dalam hal bertahan, saya tidak punya kekhawatiran dan saya percaya kami bisa melakukannya," katanya.


