Thailand Open 2026: Isyana/Rinjani Tetap Bersyukur walau Terhenti di 8 Besar
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine mensyukuri pencapaian yang diraih di Thailand Open 2026. Walau akhirnya tersingkir di delapan besar.
Bertanding melawan unggulan pertama Jepang Rin Iwanaga/ Kie Nakanishi, Isyana/Rinjani sejatinya sudah berupaya dengan memaksa bergulirnya gim ketiga.
Namun, saat gim penentu, Isyana/Rinjani kalah tenang hingga berujung kalah dengan skor 12-21, 21-12, 17-21. Pertandingan berakhir dalam tempo waktu 61 menit.
"Pertandingan hari ini cukup kebingungan di gim pertama lalu bisa main lebih rileks lagi, lebih enjoy dan lebih fokus di gim kedua," kata Isyana seusai bertanding.
"Masuk gim ketiga skornya kejar-kejaran hanya memang kami harus akui mereka bisa lebih tenang di poin-poin akhir. Hari ini kami belajar bagaimana mereka mengatasi tekanan di lapangan," lanjutnya.
Tak hanya Isyana, Rinjani juga memetik pelajaran saat melawan pemain top dunia.
"Kami tidak menyangka mereka yang sudah top 10 dan sudah di main di level atas masih ada tegangnya, banyak mati sendiri terutama di gim kedua jadi kami banyak dapat poin dari situasi itu," ujarnya.
"Tapi kami juga tidak bisa ambil kesempatan di gim ketiga jadi mereka bisa pegang kontrolnya di akhir-akhir."
Rinjani juga mensyukuri hal yang dicapainya bersama Isyana di Thailand Open ini. Pengalaman ini menjadi bekal pasangan peringkat 38 dunia menatap turnamen berikutnya Malaysia Masters pada Selasa pekan depan.
"Alhamdulillah bisa sampai di perempatfinal karena dari babak pertama lawannya juga tidak mudah, hasil yang harus kami syukuri. Tapi pasti kami mau belajar lagi dan semoga minggu depan di Malaysia Masters bisa mendapat hasil yang lebih baik," kata Rinjani.


