Terhindar dari Benfica, Inter Tak Boleh Remehkan Bodo/Glimt
Inter Milan terhindar bertemu Benfica bersama Jose Mourinho di playoff Liga Champions. Meski begitu, legenda Inter, Javier Zanetti, tak mau menganggap remeh lawan Si Ular di playoff, Bodo/Glimt.
Drawing playoff 16 besar Liga Champions telah tuntas dilaksanakan di markas UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (30/1). Salah satu hasil undian mempertemukan Inter Milan dengan Bodo/Glimt.
Inter finis di posisi ke-10 pada league phase. Sementara, berada di posisi ke-23.
Pada undian peringkat ke-9 atau 10 league phase bakal bertemu dengan peringkat ke-23 atau 24. Si Ular terhindar bertemu dengan Benfica yang berada di posisi ke-24.
Benfica saat ini dilatih oleh mantan pelatih yang pernah membawa Nerazzurri meraih treble yaitu Jose Mourinho. Wakil Portugal ini bakal bersua dengan Real Madrid yang finis di peringkat ke-9.
Legenda yang kini jadi wakil Presiden Inter, Javier Zanetti menilai akan sangat emosional jika timnya bertemu dengan Benfica di playoff karena Mourinho. Zanetti merupakan kapten La Beneamata saat meraih treble di bawah Mourinho pada 2009/2010.
Namun hasil undian tak mempertemukan Inter dengan Mourinho. Inter harus fokus penuh kepada sang lawan di playoff Bodo/Glimt.
Zanetti menegakan laga melawan Bodo/Glimt takkan mudah terutama saat bermain di markas tim asal Norwegia ini. Pasalnya kandang Bodo/Glimt menggunakan rumput sintetis. Inter akan bertandang ke markas Bodo/Glimt di leg pertama lalu bermain di Giuseppe Meazza pada leg kedua.
"José adalah pria hebat; kami sangat mengenalnya. Saya selalu teringat banyak kenangan yang terhubung dengannya. Tapi kami akan menghadapi Bodo, dan kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan itu. Kemudian, seiring berjalannya waktu, kita akan lihat apa yang terjadi," kata


