Players.bio is a large online platform sharing the best live coverage of your favourite sports: Football, Golf, Rugby, Cricket, F1, Boxing, NFL, NBA, plus the latest sports news, transfers & scores. Exclusive interviews, fresh photos and videos, breaking news. Stay tuned to know everything you wish about your favorite stars 24/7. Check our daily updates and make sure you don't miss anything about celebrities' lives.

Contacts

  • Owner: SNOWLAND s.r.o.
  • Registration certificate 06691200
  • 16200, Na okraji 381/41, Veleslavín, 162 00 Praha 6
  • Czech Republic

Teknik Penalti Jorginho Sudah Terbaca Kiper Lawan

Teknik penalti Jorginho dinilai sudah mulai terbaca oleh lawan. Ia sudah empat kali gagal mengeksekusi penalti bersama Timnas Italia.

Jorginho gagal penalti saat Italia menang 5-2 atas Makedonia Utara pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2024, Sabtu (18/11). Sepakan 12 pas Jorginho terlalu lemah sehingga arahnya terbaca kiper lawan.

Kegagalan ini melanjutkan tren buruk gelandang asal Brasil saat mengambil penalti bersama Gli Azzurri. Ia kini sudah empat kali beruntun gagal mengonversi pinalti menjadi gol saat membela Italia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Catatan buruk ini membuat pelatih Italia, Luciano Spalletti, dikabarkan mulai memikirkan agar Jorginho tak lagi jadi penendang utama penalti La Nazionale. Meski hingga kini, Spalletti belum mengambil keputusan terkait hal tersebut.

Agen Jorginho, Joao Santos, menilai kegagalan penalti kliennya ini adalah hal yang wajar. Ia sambil bercanda mengatakan bahwa tak apa Jorginho gagal asalkan Italia menang.

Meski demikian, Santos, tetap berharap Jorginho tetap belajar banyak dari kegagalan ini. Hal tersebut jadi indikasi eksekusi Jorginho sudah dipelajari oleh kiper lawan.

Pasalnya, teknik penalti hop ala Jorginho sebelumnya sempat sangat mematikan. Ia selalu berhasil di enam eksekusi penalti pertamanya dengan Italia.

"Saya harap dia mengambil tindakan dan mengambil tindakan, dia adalah seorang profesional. Penalti selalu seperti lotere, dan selalu ada kiper yang harus dikalahkan," ujar Santos dikutip dari Football Italia.

"Kiper telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dan mereka mempelajari semua gerak-gerik para pengambil penalti. Saat ini, lebih sulit mencetak gol daripada membuat kesalahan," jelasnya.

Read more on sport.detik.com